Gianluigi Buffon: Juventus Selalu Tak Diunggulkan Menang Lawan AC Milan - DhukunBola

Breaking

Home Top Ad

111Untitled-1.jpg

Post Top Ad

Tuesday, May 8, 2018

Gianluigi Buffon: Juventus Selalu Tak Diunggulkan Menang Lawan AC Milan

DhukunBola.com - Gianluigi Buffon mengakui jika Juventus selalu tak diunggulkan untuk menang saat melawan tim kuat Liga Italia, AC Milan. Hal itu bahkan ia sadari sejak tahun 2003 silam di Manchester.
Bila tak ada perubahan pada hari Kamis (10/05/2018) mendatang, Juventus akan ada di partai puncak Coppa Italia melawan salah satu rival abadinya di Liga Italia, AC Milan. Gianluigi Buffon lantas mengingatkan bahwa timnya tidak pernah menjadi unggulan setiap kali bisa bertemu Rossoneri di laga final.
Juventus sendiri sudah selalu bisa membuktikan dirinya sebagai tim yang paling unggul di kompetisi domestik, seperti Coppa Italia dan Serie A. Dalam tiga musim sebelumnya, klub asuhan Massimiliano Allegri tersebut bahkan bisa berhasil menjadi juara di dua ajang itu bersama sang kapten.

Image result for Gianluigi Buffon
 Gianluigi Buffon mengakui jika Juventus selalu tak diunggulkan untuk menang saat melawan tim kuat Liga Italia, AC Milan. Hal itu bahkan ia sadari sejak tahun 2003 silam di Manchester.
Dalam musim ini kubu Juventus bahkan tidak pernah sampai kalah atas kubu Milan. Tercatat dalam dua pertemuannya di Serie A, Bianconeri selalu berhasil menang dengan skor 2-0 dan 3-1. Di klasemen saat ini Juventus ada di puncak, sedangkan Rossoneri hanya menatap jauh di peringkat enam.
Juventus lantas selalu saja menjadi unggulan tiap kali bertemu dengan anak asuh Gennaro Gattuso. Tak setuju, Gianluigi Buffon memilih tetap merendah dan balik menyatakan bahwa timnya tak pernah menjadi unggulan jika harus bertemu dengan kubu Milan.



“Saya sudah mengetahuilah sejak awal bahwa Juventus ini tidak pernah menjadi unggulan saat melawan Milan, bahkan sejak tahun 2003 dalam final Liga Champions di Manchester,” ujar sang kapten dalam konferensi pers jelang laga melalui Football Italia.
“Kami sempat bermain dalam empat final melawan Milan, dua di antaranya malah kalah dalam babak penalti, sekali menang di perpanjangan waktu, kemudian menang lagi dari titik putih deh,” lanjutnya lagi.
“Ini jelas berarti laga melawan Milan jarang berakhir setelah 90 menit, karena mereka itu benar-benar sangat seimbang kekuatannya. Pertandingan-pertandingan ini seimbang dan saya mengharapkan yang sama besok ya,” pungkasnya.


Post Bottom Ad

close
Banner iklan disini